THRIVINMAGZ.COM – Setelah delapan tahun nggak hadir, RUCI Art Wall (RAW) Vol. 2 akhirnya comeback. Program dari RUCI Art Space ini kembali membuka ruang buat para seniman untuk memamerkan karya mereka ke publik. Menariknya, tahun ini ada lebih dari 300 proposal yang masuk lewat open submission, dan hanya 21 seniman yang berhasil lolos untuk ikut berpameran.

Digelar mulai 9 Agustus hingga 27 September 2026 di RUCI Art Space, Jakarta, RAW Vol. 2 menghadirkan karya-karya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari musik, keluarga, identitas, memori, sampai pengalaman tumbuh dewasa, semuanya diangkat lewat gaya dan medium yang berbeda-beda.
Menurut Rio Pasaribu, Gallery Director sekaligus Co-Founder RUCI Art Space, RAW Vol. 2 menjadi pertemuan antara seniman yang masih muda secara usia dan mereka yang baru memulai perjalanan berpamerannya. Yang menarik bukan cuma visualnya, tapi bagaimana para seniman berani mengangkat cerita yang paling dekat dengan diri mereka sendiri.
Salah satu nama yang ikut mencuri perhatian adalah Elfa Zulham. Selama ini dikenal sebagai drummer jazz Indonesia, kali ini ia tampil lewat karya lukis yang terinspirasi dari dunia musik. Dalam karyanya, figur legendaris seperti Billie Holiday dan Miles Davis tampil dengan jersey basket di atas lembaran partitur musik mereka sendiri. Unik, personal, dan penuh referensi budaya pop.
Ada juga Rosa Guerinoni, yang menggunakan kayu reklamasi dari rumah-rumah tua sebagai media lukis. Buat Rosa, material bukan cuma media, tapi juga bagian dari cerita. Bekas cat, goresan, hingga jejak waktu yang menempel di kayu justru menjadi elemen penting dalam karya yang ia tampilkan.
Sementara itu, Labaika Adkha Maharani lewat karya patung resin Belajar dari Yang Kecil mengajak pengunjung untuk kembali mengingat hal-hal sederhana yang sering terlupakan saat dewasa. Sebuah reminder bahwa kadang hal kecil justru punya makna paling besar dalam hidup.
Yang bikin RAW Vol. 2 menarik, pameran ini nggak memaksa semua seniman mengikuti satu tema besar. Setiap karya hadir dengan cerita dan perspektifnya masing-masing. Hasilnya, pengunjung bisa melihat banyak sudut pandang berbeda dalam satu ruang yang sama.
Lewat RAW, RUCI Art Space juga ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi seniman yang mungkin belum punya banyak akses ke ruang galeri. Besarnya jumlah proposal yang masuk jadi bukti kalau masih banyak kreator dengan karya dan ide menarik yang menunggu panggung untuk dilihat publik.
Lebih dari sekadar pameran, RAW Vol. 2 menjadi titik awal lahirnya percakapan baru, pertemuan baru, dan mungkin juga nama-nama baru yang akan mewarnai dunia seni rupa Indonesia ke depannya.
Kalau kalian lagi cari agenda seni yang fresh dan penuh perspektif baru, RAW Vol. 2 layak masuk wishlist sebelum pamerannya berakhir pada 27 September 2026. (Shalfa Nilalfara)
Baca juga Instalasi Artsy, Musik, dan Suasana Outdoor Jadi Highlight Art Jakarta Gardens 2026

Leave a Reply